Negara
Indonesia merupakan salah satu negara yang mayoritas penjualan mobilnya
diisi oleh segmen mobil dengan akomodasi 7 penumpang, dimana negara
lain umumnya lebih dari 50% penjualan mobil mereka didominasi oleh mobil
dengan 5 penumpang saja. Dengan penjualan lebih dari 1 juta unit
pertahun, tentunya pasar yang unik ini menarik bagi beberapa pabrikan
otomotif untuk mengembangkan mobil 7 penumpang di Indonesia.
Pada
tahun 2017, segmen LMPV dikejutkan dengan produk-produk baru yang tidak
bisa dianggap remeh, mulai dari Mitsubishi Xpander dan Wuling Confero
S. Kedua mobil ini tidak bisa dianggap remeh, karena Xpander berhasil
membukukan pemesanan hingga 6.000 unit di GIIAS dan Wuling sendiri
dengan kelegaan dan fitur yang ditawarkan dengan harga irasional membuat
mobil ini menjadi salah satu yang layak untuk dipertimbangkan.
Tapi
bulan madu Xpander sepertinya akan segera terganggu, karena 3 pabrikan
sudah menyiapkan amunisi baru untuk kedua produk mereka yang memiliki
genre SUV 7 seater di akhir tahun ini. Pertama adalah Honda BR-V
facelift, Honda BR-V konon akan memiliki bentuk depan dan belakang yang
berbeda dan improvement di sektor interior dan fitur untuk menarik calon
pembeli Honda. Penggunaan lampu depan LED memantul, setir baru dan
lampu belakang LED menjadi salah satu fitur unggulan di mobil ini
nantinya.
Kemudian
Toyota Rush dan Daihatsu Terios 2018 yang telah meluncur di akhir tahun
2017 atau awal tahun 2018 ini dengan model baru tanpa konde dan mesin
baru yang sama dengan Avanza dual vvt-i. Tipe tertinggi Toyota Rush
konon akan dibekali dengan fitur keselamatan lebih canggih, power back
door dan AC digital. Konon harganya juga akan tembus 300 juta untuk
bersaing dengan HR-V yang hingga saat ini Toyota belum punya solusinya.
Awal
2018 pasar MPV akan lebih panas lagi. Jika menurut anda Wuling tipe
terendah yang dibanderol dengan 128 juta masih terlalu mahal, maka di
tahun depan Wuling akan meluncurkan varian termurah bermesin 1.200 cc
yang bisa lebih murah dari 120 juta-an. Harga yang bisa dibilang sangat
murah ini mengincar pasar MPV perkotaan untuk fleet atau untuk mereka
yang ingin mobil baru, tidak butuh performa, tapi butuh MPV baru dan
murah. Disini Wuling bisa merusak pasar mobil bekas, Datsun dan Calya.
Masih
soal Wuling, dengan model baru yang saat ini sudah mulai berkeliaran di
jalan untuk pengetesan. Wuling yang belum ditemukan namanya ini akan
menjadi rival Innova dengan harga setara Xpander, bahkan lebih murah.
Konon untuk pasar Indonesia ia akan dibekali dengan mesin 1.800 cc dan
transmisi AMT, bukan 1.500 cc turbo dan transmisi kopling ganda.
Lanjut,
Datsun yang selama ini tidak terdengar produk baru mereka setelah
beberapa tahun, akhirnya mereka akan segera meluncurkan sebuah mobil
yang lama ditunggu-tunggu, yaitu Datsun Cross. Datsun Cross akan
meluncur setelah Datsun GO CVT dengan sedikit minor change. Mengambil
desain yang sama dengan Datsun GO, hanya saja Datsun Cross ini akan
memiliki aksesoris ala-ala SUV dan bagian belakang lebih lega dari yang
kita kenal saat ini.
Terakhir,
akan hadir 3 buah bintang baru yang meluncur di GIIAS 2018. Pertama
adalah Avanza – Xenia terbaru yang akan menjadi lebih panjang, lebar dan
lebih kaya fitur, kemudian Suzuki Ertiga full major change yang akan
mengambil basis dari Suzuki Swift baru dari India. Ketiga produk
tersebut akan menarik untuk dibahas, karena mau bagaimanapun juga saat
ini Avanza masih menjadi mobil terlaris di Indonesia.
Melihat
pasar MPV tahun depan rasanya konsumen akan diberikan banyak pilihan
yang menggiurkan, Dengan adanya produk-produk baru yang akan di desain
lebih baik dari sebelumnya, jika anda hendak membeli salah satu MPV di
akhir tahun ini, tidak ada salahnya untuk menunggu dan melihat model
baru apa saja yang cocok untuk anda pinang jika anda tidak terlalu
terburu-buru untuk mengganti mobil baru anda.
Sumber: Autonetmagz









No comments:
Post a Comment